This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 13 Mei 2018

KEGAGALAN TERKADANG DATANG DARI EGO KITA, KATA MAAF BISA MERUBAH SEGALANYA

Berapa banyak dari kita yang menjalani hidup tergantung pada suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?
Jangan takut gagal, karena kegagalan membuat kita semakin kuat dan tangguh. Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup ini.
Kita sering merasa sulit memaafkan orang telah menyebabkan kita menderita. Memang itu bukan perkara yang mudah. Tetapi sesungguhnya, “memafkan” bukanlah untuk kepentingan mereka yang bersalah kepada kita, melainkan untuk kebaikan diri kita sendiri.
Merasa marah, benci, atau sakit hati setelah seseorang menyakiti kita pada sebuah peristiwa tertentu berarti kita mengizinkan orang tersebut menyakiti kita terus-menerus.
Mengapa kita mengizinkan orang tersebut menikmati kesenangan “terus-menerus” meski mengetahui bahwa hidup kitalah yang terus menderita akibat perlakuannya?
Mengapa tidak sebalikanya, kita menunjukkan bahwa kita telah “move on” dan hidup dengan baik? Dengan begitu, kita telah menghentikan rasa “senang” mereka terhadap penderitaan kita. Bukankah itu pilihan yang lebih baik?
Kata “Maaf” tidak akan membuat yang terlambat jadi tepat waktu.
Kata “Maaf” juga tidak akan membuat yang terlanjur tersakiti jadi sembuh sedia kala.
Kata “Maaf” apalagi, juga tidak bisa mengembalikan yang telah pergi; menghapus salah menjadi benar; yang rusak seketika menjadi baik.
Tidak bisa.
Tapi kata “Maaf” yang tulus dan ihklas, melampaui ukuran itu semua, melewati ukuran dunia.
Kata “Maaf” bisa menyiram hati menjadi lebih cemerlang. Bening. Damai. Dan itulah hakikat memaafkan.
Memaafkan itu membebaskan diri dari jeruji besi keterpurukan.

LANGKAH KECIL MENGHASILKAN YNG BESAR , DENGAN TIDAK MENOMOR DUAKAN KELUARGA

Sadarilah bahwa segala sesuatu berjalan secara alami dan semestinya. 
Layaknya proses mendaki tangga, kita melangkahkan kaki melalui anak tangga satu per satu.
Tak perlu repot-repot membuang waktu untuk mencari jalan pintas, karena memang tak ada jalan pintas. 
Sesungguhnya kemudahan jalan pintas itu takkan pernah memberikan kepuasan sejati.
Untuk apa berhasil jika kita tak merasa puas?
Hargailah setiap langkah kecil yang membawa anda maju. 
Janganlah melangkah dengan ketergesaan, karena ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja.Amatilah jalan lurus. 
Tak peduli bergelombang maupun berbatu, selama kita yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus.
Ketahuilah, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun kita menjadi diri kita sendiri.

Seringkali kita bekerja terlalu sibuk sehingga kita melupakan bahwa di akhir, keluargalah yang terpenting.
Tidak ada gunanya Anda sukses tapi pada akhirnya keluarga Anda telah meninggalkan Anda atau hubungan Anda dengan keluarga telah rusak.

Bagaimana caranya Anda bisa menyelesaikan masalah jikalau Anda bahkan tidak tahu masalahnya dimana?
Hal ini sering kali terjadi pada anak dan khususnya terjadi pada anak di masa remaja.
Mereka merasa diabaikan/ditinggalkan, tidak di cintai, tidak dihargai oleh orang tuanya sendiri..
Seringkali kita bekerja terlalu sibuk sehingga kita melupakan bahwa di akhir, keluargalah yang terpenting.
Tidak ada gunanya Anda sukses tapi pada akhirnya keluarga Anda telah meninggalkan Anda atau hubungan Anda dengan keluarga telah rusak.

SUXES ITU BERAWAL DARI NIAT, KECINTAAN,MAU MENERIMA NASEHAT

Menjadi Guru adalah Cara Terbaik untuk Belajar
Banyak cara untuk belajar, dan cara terbaik untuk belajar adalah mengajarkannya pada orang lain. Hal itu karena kita tidak bisa memberikan pengajaran yang baik dan mendalam jika kita sendiri tidak memperkaya diri dengan pengetahuan dan keterampilan memadai.
Pekerjaan mengajar menuntut kita untuk terus memperkaya pengetahuan dengan membaca dan belajar. Pengetahuan yang kita baca tidak sebatas mata pelajaran yang kita asuh, tetapi juga tentang berbagai pengetahuan lain yang relevan.
Jika kita ingin mengembangkan strategi belajar mengajar yang efektif misalnya, kita perlu mempelajarinya dan mempraktekkannya dengan sungguh-sungguh. Kita selalu berada dalam kondisi belajar yang terus menerus karena memang perkembangan ilmu dan pengetahuan yang terus bertambah.
Pemahaman akan hal ini memberikan tantangan bagi kita untuk tidak hanya puas dengan apa yang kita dapatkan sekarang, tetapi terus berusaha mengembangkan berbagai kreativitas agar selalu mendapatkan hal-hal baru yang bisa dipraktekkan di ruang-ruang kelas. Menjadi guru, berarti menjadi pembelajar hingga akhir.
Menjadi Guru Membutuhkan Totalitas, Jangan Setengah-Setengah
Jika kita ingin menjadi guru yang baik, maka diperlukan totalitas dan kesungguhan dari kita untuk menjalankannya. Jangan menjadikan profesi guru sebagai profesi yang setengah-setengah, sehingga kita menjalankannya hanya sekedar menjalankan aktivitas.
Totalitas artinya kita menunjukkan kesungguhan dan kerja keras sebagai seorang guru. Kita bersungguh-sungguh menyiapkan mata pelajaran yang akan diajarkan, bersungguh-sungguh dalam mengajar, memberikan evaluasi, mengelola kelas, dan berbagai pekerjaan lain terkait profesi kita sebagai guru.
Kesungguhan juga tercermin dari sikap mental kita dalam kehidupan sehari-hari. Kita berdisiplin untuk datang tepat waktu, tidak bermalas-malasan, dan bekerja keras. Menjadi guru, dilakukan dengan totalitas yang penuh dan tidak setengah-setengah.
Anda Harus Mencintai Pekerjaan Anda
Cintai pekerjaan Anda sebagai guru. Kata-kata mencintai pekerjaan mungkin adalah klise, tetapi kenyataannya mencintai pekerjaan adalah sikap paling baik bagi kita dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang ada. Cinta akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan yang timbul.
Saat kita mengajar di kelas, tidak semua siswa memperhatikan. Ada sebagian mereka yang bermain sendiri ataupun mengganggu temannya saat belajar. Cinta akan membuat kita sabar dan memberikan jalan bagaimana cara kita memperlakukan anak-anak tersebut dengan baik. Cinta kita kepada profesi membuat kita tidak mengeluh dan menjalankannya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab bahwa hal itu adalah bagian tidak terpisahkan dari suka duka dan pembelajaran yang harus dialami oleh seorang guru.
Saat kita tidak mendapatkan penghasilan sesuai dengan apa yang diharapkan, ataupun merasa bahwa penghasilan tersebut selalu kurang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan penuh cinta kita menerima itu dengan kesabaran sambil berusaha dengan berbagai kreativitas kita untuk mengelola penghasilan tersebut sebaik-baiknya. Tentu saja bukan kepasrahan total terhadap nasib dan kondisi kita, tetapi kreativitas akan membawa kita untuk mencari berbagai inovasi baru agar mampu mencukupi kebutuhan kita sehari-hari.
Cinta akan membuat kita bertahan dengan berbagai rintangan dan tantangan yang dihadapi. Kecintaan pada profesi guru juga membawa harapan bagi kita unduk mendapatkan kesuksesan di masa mendatang. Cinta, pada akhirnya akan memberikan kita kebahagiaan dalam hidup kita.
Kebahagiaan yang berlandaskan cinta pada profesi timbul dari kegembiraan yang selalu meliputi keseharian kita. Mencintai anak-anak dengan segala kreativitas dan kenakalan mereka, cinta untuk mempersiapkan pengajaran, mencari ilmu, membaca, membuat dan mengoreksi soal, sungguh akan membuat hidup kita jauh lebih bahagia. Apalagi dengan harapan bahwa profesi kita akan memberikan manfaat bagi banyak orang, merupakan nilai-nilai kemanusiaan hakiki yang tidak bernilai secara materi.

Setiap orang punya standar kebahagiaan masing-masing. Mungkin hari ini yang membuatnya bahagia adalah ketika bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dari biasanya. Namun di kesempatan lain, kebahagian bisa diperoleh saat mendapatkan tantangan baru yang menjanjikan prestasi lebih baik

Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakan apa yang telah ada. Jangan terus menyesali apa yang hilang, tapi fokuslah pada apa yang telah kita miliki. Bahagia itu sederhana.

Bila kita ingin merasa bahagia, kita pun perlu mencari tahu tujuan mulia hidup kita. Apa pelayanan yang harus kita lakukan? Pada akhirnya kita akan mengetahui, bukan kekayaan yang membuat kita merasa bahagia, melainkan kesadaran atas tujuan hidup kita.

Bila menyukai tanaman dan hobi menanam, kita akan tahu betapa luar biasanya kehebatan rumput.Kita tentu pernah mendengar pepatah, “Mencabut rumput harus sampai ke akarnya.” Artinya, rumput sangatlah kuat. Ketahanannya luar biasa. Bila kita mencabutnya, tetapi masih menyisakan sedikit saja akarnya, rumput akan kembali tumbuh, menjalar, dan memenuhi tempatnya.
Saat musim kemarau, rumput terlihat kering dan layu. Saat musim hujan tiba, ia akan tumbuh seperti semula.Untuk memiliki kekuatan dan ketahanan hidup seperti rumput, kita perlu memiliki akar yang kuat. Akar ini berupa nilai-nilai kehidupan yang kuat, yang akan menopang diri kita di masa-masa sulit. Teguh dan tidak mudah digoyangkan oleh badai kehidupan.Rumput itu kecil, tapi memiliki ketahanan yang cukup kuat
Berhentilah membenci, mulailah mencintai.
Berhentilah mengeluh, mulailah bekerja.
Berhentilah menyesali, mulailah mensyukuri.
Berhentilah meragukan, mulailah melakukan.
Kehidupanmu hanya seindah yang kau jadikan.

Rabu, 01 November 2017

HARAPAN DAN DOA SEORANG IBU

Ketika dada ini sesak,..
aku selalu ingat akan datangnya ajal
satu yng ku harapkan,bahagiakan anak2 ku Ya Robb..

Ketika Penyakitku datang
aku selalu ingat akan datang ajalku,..
aku selalu berharap,kalian bisa sabar dan ikhlas memaafkanku...

Ketika sesak dada ini,..
Aku selalu teringat ajalku akan menjemputku,...
Pintaku padamu Ya Rabb,..
kuatkan anak2ku dari segala ujianmu

Yaa Robb,..
jangan biarkan azabmu menimpa anak2ku karna dosaku
jangan biarkan anak2ku menanggung segala dosaku,..

ketika kutulis ini bait demi bait
tangisku bukan karna   anak2ku,
tapi tangis ketidak mampuanku dalam mengemban amanahmu,..

ketika kutuliskan pena ini,..
aku selalu berharap, kalian memaafkan ibu,
yng tak bisa membahagiakan kalian,..

sekarang ataupun esok,..
kita akan masing masing punya cerita sendiri,
kita akan saling menjauh,..
sementara ataupun selamanya...

sekarang ataupun esok,..
apabila saatnya datang,
tidak ada satu orangpun, yang bisa menolong kita, kcuali amalnya,..

Sekarang ataupun esok,..
semua akan kembali kepada sang pencipta,
semua berhak bahagia dan berhak memilih,.
tak seorangpun bisa menghalangi juga Ibu,..

Sekarang ataupun esok,..
pabila datang saatnya kamu kembali dan ibu tidak ada,.
Ibu sudah memaafkanmu, dan maafkan Ibu Nak