This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 30 Mei 2017

PERLUNYA KEADILAN DALAM KINERJA DAN KESEHARIA


                       

Seorang guru berkata  pada saya:  
Gimana sebuah sekolah mau maju kalau pemimpinnya sering berlaku tidak adil, tidak merangkul semua pihak dan seringkali melakukan tindakan yang membuat hati bawahannya sakit! 

Di mana letak kebersamaan dan kekeluargaan yang digembor-gemborkan, 
dimana letak keadilan yang digembor-gemborkan saat rapat, manakala ada sebagian BAWAHAN  dibahagiakan dan BAWAHAN  lain dirugikan sampai bahkan ada yang menangis di dalamnya.  

Tidak mau belajar dari INSTANSI  lain yang bisa mengatasi setiap masalah itu secara adil dan mau mendengarkan setiap masukan orang lain, mau berbagi rasa suka dan duka bersama, saling merangkul dan tidak ada kata-kata "Derita Lu.......Lu sendiri yang merasakan!"  Allahu Akbar,.....

Hidup kita ngak lama, kalau kita menularkan sistem pendidikan yang salah dan keliru dan memancing oknum-oknum berbuat curang maka apa yang harus kita pertangggungjawabkan di akhirat nanti karena generasi-generasi penerus kita sudah rusak akhlak dan budi pekertinya setelah banyak  dicontohkan perbuatan-perbuatan ketidakjujuran dan penuh rekayasa  dari sistem ini!!!

Betullah penyanyi kita Ahmad Akbar mengemukakan lagunya : "Panggung sandiwara".  : Dunia ini panggung sandiwara".........!! Siapa lagi yang harus dan bisa kita percaya!!! Akankah kecurangan dan ketidakadilah dunia pendidikan akan selalu terjadi?????

Keadilan. Sudah lama dan banyak sekali orang yang menyerukan keadilan. Tapi sebenarnya apa sih keadilan itu? Ya, keadilan itu suatu hal yang abstark, namun bisa difahami dan dirasakan. Kalau secara teoritis, keadilan itu sama halnya dengan kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan ini diartikan sebagai titik tengah antara terlalu banyak dan terlalu sedikit. Terlalu banyak/sedikit dalam urusan apa? Yang pastinya dalam hal hak dan kewajiban. Jika seseorang terlalu banyak menuntut hak tapi sedikit menjalankan kewajiban, namanya tidak adil. Begitu pula sebaliknya.

Salah satu contoh yang paling mudah misalnya, ada seorang guru yang ingin mendapat nilai yang bagus, tapi dia tidak mau berusaha alias belajar. Hasilnya? Adil jika dia dapat nilai jelek. Tapi, kalau hasilnya bagus? Adil atau tidakkah? Untuk menjawab tersebut yang perlu ditanyakan lagi adalah caranya. Untuk mendapatkan nilai yang bagus dengan jalan tidak belajar tadi, apa yang ia lakukan? Keadilan dan ketidakadilan sangat berkaitan erat dengan sifat jujur dan kecurangan. Keadilan merupakan hasil dari sebuah kejujuran, sedangkan ketidakadilan merupakan hasil dari sebuah kecurangan. Pada kasus nilai di atas, bisa jadi si guru melakukan sebuah tindakan kecurangan sehingga dia memperoleh nilai yang bagus. Pada kehidupan sehari-hari banyak sekali contoh dan kasus ketidak adilan.

Lalu bagaimanakah agar 'keadilan' tersebut dapat terjadi? Manusia dalam kehidupannya saling berinteraksi. Untuk mewujudkan kata 'adil' tidak mungkin hanya mengacu definisi 'adil' dari satu individu saja melainkan harus ada kesepakatan definisi 'adil' secara bersama. Jika definisi tersebut sudah didapat, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat suatu aturan/hukum agar definisi 'adil' tersebut tidak hanya jadi wacana / keinginan semata. Hukum dan aturan yang sudah ditetapkan, setiap orang harus berkomitmen dan konsekuen untuk menjalankan.

Pada kenyataanya, tidak mudah untuk mewujudkan hal di atas. Masih banyak kasus-kasus ketidakadilan yang terjadi di masyarakat. Mulai dari koruptor yang bebas berkeliaran padahal sudah jelas-jelas terbukti, tapi orang yang 'hanya' mengambil sisa panen kapuk untuk memenuhi hariannya ditangkap dan dibui sampai dengan hal diskriminasi.  Menerapkan dan menciptakan keadilan, tidak butuh orang yang pandai, jenius ataupun kaya. Cuma butuh satu karakter mendasar, yaitu Kejujuran.


ketika Anda menjadi seorang pemimpin, dan Anda berani berlapang dada mengakui bahwa sebenarnya permasalahan yang terjadi dalam organisasi, adalah mutlak kesalahan Anda, disinilah akan timbul rasa mawas diri, mengayomi,mengasihi, melayani dan sikap bersungguh-sungguh dalam menjalankan kepemimpinan. Bawahan Anda mungkin memang salah dalam melaksanakan tugasnya, tetapi yang patut disalahkan tetaplah pemimpin mereka, yang secara sengaja maupun tidak sengaja membiarkan masalah ini terjadi, dan mungkin pada saat Anda dibutuhkan oleh bawahan Anda untuk berdiskusi, Anda tidak “hadir” untuk mereka, Anda terlalu sibuk dengan aktivitas Anda sehingga lupa untuk memberikan dukungan dan saran.


Ù¡. Pemimpin Sebagai Penentu Arah ,bukan Sebagai pemotong arah
 karena pemimpin yang paling mengetahui kearah mana bawahan Anda harus berjalan, dan juga yang paling mengetahui titik akhir pencapaian yang harus dicapai.
2. Pemimpin Sebagai Penyusun Rencana , bukan pengubah rencana
pemimpin harus mempunyai rencana untuk memastikan bawahannya dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan hasil optimal. Mencari cara-cara baru untuk memudahkan dirinya dan bawahannya untuk bekerja efisien.
3. Pemimpin Sebagai Pemilih Orang-orang yang Tepat, bukan sebagai pemilih orang-orang yng tidak tepat
beranilah untuk mengutak-atik penugasan sesuai dengan pemetaan kompetensi yang telah Anda lakukan sebelunya kepada bawahan Anda, beri orang yang kompeten dan berdedikasi tinggi dengan tugas yang lebih berbobot, dan orang yang berkompetensi kurang pada tugas yang sedikit mempengaruhi hasil, sambil Anda mendidik mereka agar mampu mengerjakan tugas yang lebih tinggi lagi.
4. Pemimpin Sebagai Pengontrol, bukan hanya sebagai pendengar tida pernah mengontrol
Anda sebagai pemimpin ditugaskan untuk memastikan hasil, lalu kontrollah tugas bawahan Anda dengan terstruktur, mulailah buat rencana, kemudian komunikasikan kepada bawahan Anda dan pastikan rencana tersebut berjalan dengan baik.
5. Pemimpin Sebagai Pengevaluasi,bukan sebagai penilai tanpa ada evaluasi 
dalam melakukan evaluasi kerja gunakanlah komunikasi yang efektif agar tim Anda dapat meningkatkan kinerjanya ke arah yang lebih baik.
Sebagai pemimpin ,belajarlah kembali untuk mengosongkan gelas dalam diri Anda dan posisikan diri Anda menjadi pendengar yang baik, karena jika Anda sudah merasa pintar atau posisi gelas Anda sudah penuh,Anda tidak akan mampu menangkap banyak hal baru dari bawahan Anda.
Ubahlah pola pikir Anda dari “sudah tahu” menjadi “ingin tahu” tentang apa yang sebenarnya terjadi di tim Anda, dengan pola pikir ini Anda akan menjadi pribadi yang lebih bersedia untuk mendengar dan mencari tahu terlebih dahulu sebelum menentukan hipotesis dan memutuskan apa yang menjadi jalan keluar dari sebuah masalah.
Bawahan Anda akan lebih merasa dekat dengan pemimpinnya jika mereka merasa diperhatikan, kebutuhannnya di akomodir dengan baik , oleh karena itu bangunlah chemistry, dengan cara sederhana, jadilah pemimpin dengan pribadi yang peduli, penolong dan melayani kepada bawahan Anda sehingga pada akhirnya mereka akan bergantung kepada Anda, dan ketergantungan inilah yang pada akhirnya akan menciptakan rasa membutuhkan karena Anda selalu ada ketika mereka membutuhkan pertolongan, yang pada akhirnya akan menumbuhkan perasaan cinta dari bawahan Anda sebagai pemimpin.

SEMOGA DITINDAK LANJUTI BUKAN HANYA DIDENGAR

DAMBAAN SETIAP ISTRI DARI SUAMINYA



  • Setiap istri ingin suaminya bahagia dalam perkawinan mereka. Inilah tujuh tanda yang menunjukkan bahwa suami Anda bahagia.
  • 1. Menyambut gembira melihat Anda sepulang kerja

    Dia senang melihat Anda sepulang kerja dan menyatakan itu dengan ciuman, pelukan atau sekadar percakapan yang menunjukkan perhatiannya.
  • 2. Berusaha selalu mengadakan Kontak

    Bila dia pergi untuk urusan bisnis, dia akan menelepon setiap hari untuk menyatakan kerinduannya kepada Anda. Seorang suami yang bahagia dalam perkawinannya benar-benar merasa kehilangan istrinya bila dia berjauhan. Dia ingin berada di dekat Anda. Dia tak sabar untuk pulang dan bertemu Anda lagi. Dia mengucapkan kata-kata penuh sayang di telepon dengan tulus. Dia 100 persen setia kepada Anda. Dan Anda tahu itu.
  • 3. Bahasa nya sedikit tapi besar artinya "Aku sayang kamu"

    Setiap hari dia mengucapkan "aku sayang kamu," begitu juga Anda. Kalian tidak pernah bosan mengatakannya. Dia tidak seperti suami lain yang istrinya mengeluh sesudah menikah beberapa tahun, "Kamu tidak pernah bilang kamu cinta saya," lalu si suami menjawab, "Kan sudah aku katakan ketika kita menikah, jika keadaan berubah, aku akan memberitahumu." Ini bukan caranya seorang suami yang bahagia berbicara. Dia menyatakan cintanya karena ingin Anda tahu hal ini setiap hari. Dia mengatakannya karena dia merasakannya dalam lubuk hatinya. Dan dia tahu Anda ingin mendengar dia mengucapkan perasaan cintanya.
  • 4. Dalam situasi apapun, tetap selalu   membantu

    Dia suka membantu di rumah. Dia ingin meringankan beban Anda dan melakukan tugasnya, bahkan lebih dari itu jika Anda sedang kurang sehat. Dia rela turun tangan untuk membuat rumah nyaman. Dan dia mengajar anak-anak untuk berbuat serupa. Dia mengerti bahwa membesarkan anak bukan hanya tugas Anda saja; ini tanggung jawabnya juga. Dan dia tidak keberatan karena dia mencintai Anda serta anak-anak. Dengan kata lain, dia ringan tangan dalam membuat rumah tangganya menyenangkan bagi keluarganya.
  • 5. Lebih berharga dari apapun yakni Pujian

    Dia memuji Anda. Dia memandang Anda dan melihat apa yang Anda lakukan. Dia menaruh perhatian. Anda sering melihat dia memperhatikan Anda. Dia terpesona dengan Anda dan tidak pernah bosan memandang Anda. Dia menganggap Anda cantik, tidak peduli betapa tubuh Anda sudah berubah. Dia tidak melihat kekurangan yang Anda lihat karena dibutakan oleh cintanya.
  • 6. Selalu mencoba menjadi Penghibur

    Dia memeluk Anda bila Anda menangis. Bila sakit hati dan rasa kecewa membuat air mata Anda menetes, dia akan siap menjadi tempat curahan hati. Dia akan berusaha sebaik mungkin memahami apa yang Anda alami. Dia tidak akan selalu sempurna dalam hal ini, namun dia berusaha menghibur Anda pada saat-saat yang sulit. Jika Anda bijaksana, Anda akan menerima dengan senang hati penghiburan ini.
  • 7. Keterbukaan

    Dia akan berbagi dalam cita-cita dan kesedihannya bersama Anda. Tidak mudah baginya berbuat ini, sama seperti Anda. Dia perlu tahu bahwa dia dapat berbicara tentang hal-hal ini tanpa membuat Anda bingung atau kecewa dan bahwa Anda dapat menjaga kepercayaannya. Bila dia bersedia membuka hatinya dan memberi tahu Anda tentang rencana serta harapan bagi kariernya, dia tahu bahwa Anda peduli dan mendengarkan baik-baik. Dia tahu Anda akan selalu memberinya dorongan. Dia juga tahu cintanya bagi Anda cukup dalam sehingga Anda akan paham dan ingin tahu tentang kekecewaannya. Seorang pria yang bahagia dalam perkawinan akan memiliki keyakinan tentang ini.
    Para suami yang membaca artikel ini, buatlah catatan. Jika Anda belum melakukan hal-hal di atas, sekaranglah saatnya untuk menjadikan istri Anda prioritas utama. Belum terlambat untuk memupuk kebahagiaan dalam rumah tangga Anda. Para istri yang membaca artikel ini, nikmatilah kebaikan yang dilimpahkan oleh suami Anda. Juga jadikanlah dia prioritas utama, Anda akan menjadi salah satu pasutri bahagia yang dapat membuktikan kepada dunia bahwa pernikahan sinonim dengan kebahagiaan, bahkan pada saat-saat yang sulit.

ADA 9 CARA MENUNJUKKAN RASA KASIH SAYANG KITA KEPADA ORANG YNG TERKASIH, YAKNI ORANG TUA

  • Kita ada dan hidup karna adanya orang tua kita..
  • Dengan susah payah ibu kita membesarkan kita..
  • Betapa berat beban bapa kita menafkahi kehidupan kita,...
  • Kadang kita lupa bertanya ,bagaimana cara mendapatkannya, darimana sumbernya, 
  • yng ada dalam fikiran kita hanya saat kita buuh ada, terpenuhi segala keinginannya, dan ingat orang tua kita selalu berjuang agar kita bahagia bagaimanapun caranya,.. Subhanallah,..
  • Saatnya sekarang kita membahagiakan mereka,..Karena orang tua tidak akan selalu bersama dengan kita selamanya, bila sekarang kita bisa mengasihi mereka mengapa harus menunggu besok untuk melakukannya? Orang tua tidak mengharapkan apa-apa dari kita, bisa melihat anak-anaknya tumbuh dan kembali mengasihi mereka dengan sepenuh hati adalah suatu kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Namun, bagaimana bisa kita menunjukkan kasih kita kepada orang tua bila kita tinggal jauh dari mereka? Apa yang harus kita lakukan untuk mengungkapkan perasaan kita kepada mereka bahwa kita benar-benar mengasihinya? Berikut ini ada beberapa hal yang dapat kita upayakan untuk menunjukkan kasih kita kepada mereka:
  • 1. Menelepon mereka

    Bila kita tinggal jauh dan jarang mengunjungi mereka, orang tua sangat memahami hal ini, namun tetap saja mereka sangat merindukan kita dan selalu berharap untuk dikunjungi. Meskipun tidak bisa setiap saat mengunjungi mereka, untuk mengobati kerinduan mereka kita dapat menelepon mereka. Saat ini teknologi informasi sangat berkembang dengan pesat dan mudah untuk digunakan serta murah. Beberapa alat komunikasi yang bisa kita gunakan dan sangat terkenal adalah telepon genggam dan Internet. Dengan kedua alat ini, kita bisa menelepon orang tua kita, tidak hanya bisa mendengarkan suara mereka kita juga bisa langsung bertatap muka dengan memanfaatkan fasilitas video chat di dalamnya.
  • 2. Mengunjungi mereka

    Bila ada waktu luang, memang sangat baik kalau langsung mengunjungi mereka. Jangan lupa untuk membawakan oleh-oleh kesukaan mereka, pasti orang tua kita akan sangat gembira sekali.
  • 3. Ajak anak-anak kita untuk mengunjungi kakek dan neneknya

    Tidak hanya rindu kepada kita, mereka pasti juga sangat merindukan cucu-cucunya. Ajak anak-anak kita untuk menemui mereka. Anak-anak kita juga perlu merasakan kedekatan dengan kakek dan nenek. Dan mereka mungkin juga merindukan masakan neneknya.
  • 4. Tertawa bersama mereka

    Tertawalah bersama mereka. Ceritakan kembali kenangan-kenangan indah masa kecil kita yang bisa membuat orang tua kita tertawa, karena tertawa itu sangat baik untuk kesehatan mereka.
  • 5. Peluk mereka

    Terkadang orang tua merasa ingin sekali menggendong kembali anak-anaknya, tetapi mereka sadar bahwa hal itu adalah tidak mungkin. Peluklah mereka dengan penuh kasih, tidak ada salahnya bila memungkinkan tidurlah sesekali bersama mereka, pasti itu akan sangat menggembirakan hatinya.
  • 6. Biarkan mereka berbicara dan menceritakan hal yang sama berulang-ulang kepada kita

    Orang tua sangat suka menceritakan pengalamannya berulang-ulang. Hal ini membutuhkan kesabaran kita. Meskipun kita bosan, jangan tunjukkan rasa bosan kita kepada orang tua kita secara langsung karena itu akan sangat menyakiti perasaannya.
  • 7. Traktir mereka

    Ajak mereka sesekali makan bersama, atau mengunjungi tempat-tempat yang mereka sukai, tentunya kitalah yang akan menanggung semua biayanya.
  • 8. Perlakukan mereka dengan hormat

    Jangan pernah sekalipun membentaknya, berkata kasar, atau mengancamnya. Mereka adalah orang tua kita, tanpa mereka kita bukanlah apa-apa dan tidak akan pernah ada.
  • 9. Sabar dan penuh kasih

    Ketika orang tua sudah semakin tua, mereka umumnya akan mengalami sebuah perubahan menjadi seperti anak kecil, pikun, sakit-sakitan, dan sebagainya. Kita sebagai anak-anaknya dituntut untuk ekstra sabar, sama seperti orang tua kita dulu telah bersabar merawat kita ketika kita masih bayi, sekarang adalah giliran kita untuk menunjukkan bakti kita kepada mereka.
    Orang tua tidak akan selamanya bersama dengan kita, besok mungkin sudah terlambat, dan sebelum hal tersebut terjadi dan sebelum kita menyesalinya seumur hidup, tunjukkanlah kasih kita kepada mereka sekarang juga.
Karena harta akan sirna ketika kita mati, tapi kasih sayang dan cinta akan tetap ada di hati selamanya. dan apa yang bisa kita perbuat ketika orang-orang yang kita sayangi tetapi i kita tidak bisa melakukan balasan apa-apa lagi?

Kekayaan, kesejahteraan, kebahagian akan abadi apabila kita bisa membalas kebaikan mereka yang telah mengasihi kita, karena mereka juga berperan serta dalam proses kesuksesan kehidupan kita ini

Semoga bermanfaat

Selasa, 02 Agustus 2016

Arti serta Ciri Belajar dan Pembelajaran

Belajar dan pembelajaran adalah dua kata yang sangat erat kaitannya dalam mendidik peserta didik agar nantinya dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Berikut ini penjelasan megenai belajar dan pembelajaran beserta dengan ciri-cirinya masing-masing:


1. Belajar

Pengertian belajar menurut kamus bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.

Ciri ciri Belajar
Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
  1. Adanya kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), maupun nilai dan sikap (afektif).
  2. Perubahan itu tidak berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat disimpan.
  3. Perubahan itu tidak terjadi begitu saja melainkan harus dengan usaha. Perubahan terjadi akibat interaksi dengan lingkungan. - belajar dan pembelajaran.
  4. Perubahan tidak semata-mata disebabkan oleh pertumbuhan fisik/ kedewasaan, tidak karena kelelahan, penyakit atau pengaruh obat-obatan.
Jenis jenis  Belajar
Manusia memilki beragam potensi, karakter, dan kebutuhan dalam belajar. Karena itu banyak tipre-tipe belajar yang dilakukan manusia. Gagne mencatat ada delapan tipe belajar:
  1. Belajar isyarat (signal learning). Menurut Gagne, ternyata tidak semua reaksi sepontan manusia terhadap stimulus sebenarnya tidak menimbulkan respon.dalam konteks inilah signal learning terjadi. Contohnya yaitu seorang guru yang memberikan isyarat kepada muridnya yang gaduh dengan bahasa tubuh tangan diangkat kemudian diturunkan.
  2. Belajar stimulus respon. Belajar tipe ini memberikan respon yang tepat terhadap stimulus yang diberikan. Reaksi yang tepat diberikan penguatan (reinforcement) sehingga terbentuk perilaku tertentu (shaping). Contohnya yaitu seorang guru memberikan suatu bentuk pertanyaan atau gambaran tentang sesuatu yang kemudian ditanggapi oleh muridnya. Guru member pertanyaan kemudian murid menjawab.
  3. Belajar merantaikan (chaining). Tipe ini merupakan belajar dengan membuat gerakangerakan motorik sehingga akhirnya membentuk rangkaian gerak dalam urutan tertentu. Contohnya yaitu pengajaran tari atau senam yang dari awal membutuhkan proses-proses dan tahapan untuk mencapai tujuannya.
  4. Belajar asosiasi verbal (verbal Association). Tipe ini merupakan belajar menghubungkan suatu kata dengan suatu obyek yang berupa benda, orang atau kejadian dan merangkaikan sejumlah kata dalam urutan yang tepat. Contohnya yaitu Membuat langkah kerja dari suatu praktek dengan bntuan alat atau objek tertentu. Membuat prosedur dari praktek kayu. -belajar dan pembelajaran.
  5. Belajar membedakan (discrimination). Tipe belajar ini memberikan reaksi yang berbeda–beda pada stimulus yang mempunyai kesamaan. Contohnya yaitu seorang guru memberikan sebuah bentuk pertanyaan dalam berupa kata-kata atau benda yang mempunyai jawaban yang mempunyai banyak versi tetapi masih dalam satu bagian dalam jawaban yang benar. Guru memberikan sebuah bentuk (kubus) siswa menerka ada yang bilang berbentuk kotak, seperti kotak kardus, dan kubus.
  6. Belajar konsep (concept learning). Belajar mengklsifikasikan stimulus, atau menempatkan obyek-obyek dalam kelompok tertentu yang membentuk suatu konsep. (konsep : satuan arti yang mewakili kesamaan ciri). Contohnya yaitu memahami sebuah prosedur dalam suatu praktek atau juga teori. Memahami prosedur praktek uji bahan sebelum praktek, atau konsep dalam kuliah mekanika teknik.
  7. Belajar dalil (rule learning). Tipe ini meruoakan tipe belajar untuk menghasilkan aturan atau kaidah yang terdiri dari penggabungan beberapa konsep. Hubungan antara konsep biasanya dituangkan dalam bentuk kalimat. Contohnya yaitu seorang guru memberikan hukuman kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas yang merupakan kewajiban siswa, dalam hal itu hukuman diberikan supaya siswa tidak mengulangi kesalahannya.
  8. Belajar memecahkan masalah (problem solving). Tipe ini merupakan tipe belajar yang menggabungkan beberapa kaidah untuk memecahkan masalah, sehingga terbentuk kaedah yang lebih tinggi (higher order rule). Contohnya yaitu seorang guru memberikan kasus atau permasalahan kepada siswa-siswanya untuk memancing otak mereka mencari jawaban atau penyelesaian dari masalah tersebut.
Berikut beberapa faktor pendorong mengapa manusia memiliki keinginan untuk belajar:
  • Adanya dorongan rasa ingin tahu.
  • Adanya keinginan untuk menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai tuntutan zaman dan lingkungan sekitarnya.
  • Mengutip dari istilah Abraham Maslow bahwa segala aktivitas manusia didasari atas
  • Kebutuhan yang harus dipenuhi dari kebutuhan biologis sampai aktualisasi diri.
  • Untuk melakukan penyempurnaan dari apa yang telah diketahuinya.
  • Agar mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Untuk meningkatkan intelektualitas dan mengembangkan potensi diri.
  • Untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.
  • Untuk mengisi waktu luang.

2. Pembelajaran

Istilah pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan mengajar. Belajar, mengajar dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Belajar dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas. Pengertian pembelajaran menurut kamus bahasa Indonesia yaitu proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar.

Pengertian pembelajaran menurut beberapa ahli:
  1. Duffy dan Roehler (1989). Pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum.
  2. Gagne dan Briggs (1979:3). Mengartikan instruction atau pembelajaran ini adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal.
  3. Undang-Undang No. 23 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Ciri-Ciri Pembelajaran
Ciri-ciri pembelajaran sebagai berikut :
  • Merupakan upaya sadar dan disengaja
  • Pembelajaran harus membuat siswa belajar
  • Tujuan harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan
  • Pelaksanaannya terkendali, baik isinya, waktu, proses maupun hasilnya
Perbedaan Pembelajaran, Pengajaran, Pemelajar, dan Pembelajar
Pembelajaran adalah separangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadia-kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa Pengajaran adalah proses, perbuatan, cara mengajar atau mengajarkan perihal mengajar, segala sesuatu mengenai mengajar, peringatan (tentang pengalaman, peristiwa yang dialami atau dilihatnya). - belajar dan pembelajaran.

Pengajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru dalam menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Pengajaran juga diartikan sebagi interaksi belajar dan mengajar. Pengajaran berlangsung sebagai suatu roses yang saling mempengaruhi antara guru dan siswa. Pemelajar adalah orang yang melakukan pengajaran. Pembelajar adalah orang yang melakukan pembelajaran.