Senin, 11 Maret 2013

Pro kontra kencani duda atau janda

Anda menjalin cinta dengan seseorang yang pernah gagal berumah tangga? Ups,hal ini sudah tidak tabu lagi di masyarakat. Banyak yang berhasil menjalani hubungan tersebut sampai jenjang pernikahan. Namun, tak sedikit pula yang sinis dengan hubungan ini. Apa saja kelebihan dan kekurangan menjalin cinta dengan orang yang pernah bercerai? Simak ulasan selengkapnya seperti yang dikutip Idiva.

Pro:

Tidak akan sembrono
Kencan menjadi hal yang serius bagi seseorang yang pernah bercerai. Mereka tidak akan sembarangan memutuskan untuk berkencan karena tidak ingin gagal kesekian kalinya. Maka dari itu dia berhati-hati dalam menjalin hubungan.

Akan realistis
Orang yang pernah gagal biasanya lebih realistis dalam menjalani hubungan yang baru. Mereka tidak akan muluk-muluk seperti pasangan muda lain. Yang terpenting baginya adalah hubungan saat ini masih berjalan dengan baik. Dia akan lebih dewasa dan bijak ketika menjalin hubungan dengan Anda.

Komitmen
Tidak peduli mengapa hubungan mereka sebelumnya tidak berjalan dengan baik, Anda pasti tahu jika dia tidak takut berkomitmen lagi. Tapi ini bisa menjadi masalah, jika Anda sering membahasnya di kemudian hari.

Pengalaman masa lalu
Suatu hubungan, baik atau buruk, mengajarkan banyak pelajaran dalam hidup dan membantu membina hubungan masa depan. Karena calon pasangan Anda berpengalaman, kemungkinan dia akan cukup dewasa untuk menjalani hubungan ini.

Kontra :

Fobia komitmen
Pahitnya kegagalan masa lalu mungkin memicu rasa takut komitmen dalam dirinya. Kemungkinannya memerlukan waktu cukup lama dan butuh usaha untuk meyakinkan agar mau berhubungan lagi.

Kenangan masa lalu
Pernikahan merupakan aspek penting dari kehidupan dan tidak peduli berapa kali Anda menyangkalnya, sang mantan masih memiliki keterikatan dengan dia.

Tanggung Jawab
Ingat, duda atau janda akan memiliki beban tersendiri dengan pasca perceraian. Jadi, pastikan Anda bersedia untuk respek dan mendukung di setiap langkahnya. Selain itu jika dia sudah memiliki anak, maka dia masih menyisakan tanggung jawab untuk anak-anaknya.

Emosional yang tidak terduga
Perceraian secara tiba-tiba yang dia alami mungkin menyisakan saki hati pada mereka. Anda harus siap jika sewaktu-waktu dia menjadi emosional ketika menjalani hubungan dengan Anda. Bisa jadi itu luapan emosinya dengan tekanan masa lalu.

Sekarang pilihan di tangan Anda. Apakah Anda tetap menjalani hubungan dengan seseorang yang pernah gagal atau berubah pikiran?

0 komentar:

Posting Komentar